Loading...
Loading...

Sabtu, 22 Agustus 2009

Laporan Praktikum pertumbuhan dna perkembangan

MAKALAH BIOLOGI

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN








KELOMPOK 3

1. MUHTAR M SOLIHIN

2. EDI HIDAYAT

3. CANTIKA

4. PIPIT FITRIANI

5. IKA KARTIKA

6. ANE TRI RAKHMI

7. IMADUDIN

8. PUTRO EKOYONO

9. NIDA

10. KIKI YULIANI

PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG

DINAS PENDIDIDKAN KABUPATEN SUBANG

SMA NEGERI 1 SUBANG

Jalan Ki Hajar Dewantara Nomor 14A Tlp. ( 0260 ) 411402 Subang

web : www.sman1subang.sch.id














KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas segala kebesaran dan limpahan nikmat yang diberikan-Nya, sehingga kelompok 3 dapat menyelesaikan laporan praktikum ini yang berjudul “ Pertumbuhan dan Perkembangan”.

Adapun penulisan laporan praktikum ini bertujuan untuk menemukan kondisi-kondisi yang diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan biji kacang hijau dan mengetahui faktor yang mempengaruhi biji kacang hijau untuk berkecambah.

Dalam penulisan laporan ini, berbagai hambatan telah penulis alami. Oleh karena itu, terselesaikannya laporan praktikum ini tentu saja bukan karena kemampuan penulis semata, namun karena adanya dukungan dan bantuan dari pihak-pihak yang terkait, baik moril maupun materil.

Sehubungan dengan hal tersebut, perlu kiranya penulis dengan ketulusan hati mengucapkan terima kasih, yang pertama kepada Bpk. Muhamad Toha ( Guru Mata Pelajaran Biologi kelas XII ), yang kedua kepada teman-teman kelompok 3 dan tak lupa juga kepada semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Dalam penyusunan laporan pratikum ini, penulis menyadari pengetahuan dan pengalaman yang sangat terbatas. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran dari berbagai pihak yang menggunakan makalah ini agar laporan praktikum ini lebih baik dan lebih lengkap serta bermanfaat.

Akhir kata, tiada gading yang tak retak, demikian pula dengan laporan praktikum biologi ini. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun tetap kami nantikan.

Subang, 18 Agustus 2009

Penulis

KELOMPOK 3

DAFTAR ISI

Kata Pengantar………………………………………………………………………………………........... i

Daftar Isi……………………………………………………………………………………………………. ii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

1.2 Tujuan Penelitian

1.3 Manfaat Penelitian

1.4 Rumusan Masalah

BAB II METODE PENELITIAN

2.1 Alat dan Bahan

2.2 Langkah Kerja

2.3 Tempat Penelitian

2.4 Waktu Penelitian

BAB III HASIL PENELITIAN

3.1 Tabel Penelitian

3.2 Grafik Penelitian

3.3 Gambar Penelitian

3.4 Hasil Penelitian

BAB IV PENUTUP

4.1 Kesimpulan

4.2 Kritik dan Saran

DAFTAR PUSTAKA


BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua aktifitas kehidupan yang tidak dapat dipisahkan, karena prosesnya berjalan bersamaan. Pertumbuhan diartikan sebagai suatu proses pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversible ( tidak dapat kembali ke bentuk semula ). Perkembangan adalah peristiwa perubahan biologis menuju kedewasaan tidak dapat dinyatakan dengan ukuran tetapi dengan perubahan bentuk tubuh (metamorfosis). Perkecambahan diawali dengan penyerapan air dari lingkungan sekitar biji, baik tanah, udara, maupun media lainnya. Perubahan yang teramati adalah membesarnya ukuran biji yang disebut tahap Imbibisi { biji menyerap air dari lingkungan sekelilingnya, baik dari tanah maupun dari udara (dalam bentuk uap air ataupun embun)}. Efek yang terjadi, membesarnya ukuran biji karena sel-sel embrio membesar dan biji yang melunak.

1.2 Tujuan Penelitian

Tujuan dari percobaan ini adalah menemukan kondisi-kondisi yang diperlukan untuk perkecambahan dan mengetahui faktor yang mempengaruhi biji kacang hijau untuk berkecambah.


1.3 Manfaat Penelitian

Manfaat dari penelitian ini, antara lain dapat mengetahui efek dari sinar matahari terhadap tumbuhan, baik efek positif maupun negatif, dan mengetahui kondisi yang diperlukan untuk perkecambahan biji kacang hijau serta mengetahui faktor yang mempengaruhi biji kacang hijau tersebut untuk berkecambah.


1.4 Rumusan Masalah

Periode pertumbuhan pada tumbuhan terjadi sepanjang hidupnya. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa factor, yaitu faktor dari lingkungan ( Eksternal ) dan faktor dari dalam tubuh organism ( Internal ). Dalam laporan percobaan kali ini kita akan membahas kondisi-kondisi yang diperlukan untuk perkecambahan dan daerah pertumbuhan biji kacang hijau.

BAB II

METODE PENELITIAN

2.1 Alat dan Bahan

Alat dan Bahan yang digunakan dalam penelitian ini :

a. 2 Buah botol aqua yang sudah dipotong ( sebagai medium object penelitian )

b. Kapas ( pengganti tanah yang digunakan sebagai medium object penelitian )

c. 12 biji kacang hijau ( sebagai object penelitian )

d. Penggaris ( untuk mengukur pertumbuhan kacang setiap harinya ).

2.2 Langkah Kerja

a. 2 Botol aqua yang sudah dipotong masing-masing diberi kapas secukupnya

b. Rendam object penelitian itu ( Kacang Hijau ) selama 1 jam dengan tujuan supaya biji kacang hijau menyerap air ( Imbibisi )

c. Setelah direndam selama 1 jam, kemudian biji kacang hijau itu diletakan didalam 2 buah aqua tadi yang sudah diberi kapas masing-maing 6 biji ( diteliti hanya 5 biji, meletakan 6 biji dengan tujuan 1 bji itu sebagai cadangan )

d. Simpan botol aqua itu di tempat yang berbeda ( di tempat yang terkena cahaya matahari dan yang tidak terkena cahaya matahari )

e. Ukur pertumbuhan panjang batang dari kedua botol tersebut dari hari pertama sampai hari ketujuh.

2.3 Tempat Penelitian

Penelitian dilaksanakan di Kampus SMA Negeri 1 Subang dan sebagian dilaksanakan di Rumah anggota kelompok dengan tujuan sebagai perbandingan dan cadangan.

2.4 Waktu Penelitian

Penelitian ini mulai dilaksanakan pada :

Hari/ Tanggal : Senin-Minggu/ 10-16 Agustus 2009

Lamanya penelitian : 7 Hari

BAB III

HASIL PENELITIAN

3.1 Tabel Penelitian

TANAMAN

HARI KE-

1

2

3

4

5

6

7

Gelap

Terang

Gelap

Terang

Gelap

Terang

Gelap

Terang

Gelap

Terang

Gelap

Terang

Gelap

Terang

1

0,5 cm

0,4 cm

1,2 cm

1 cm

2 cm

1,8 cm

8 cm

2,5 cm

15 cm

9,3 cm

23 cm

15 cm

26 cm

17 cm

2

0,2 cm

0,3 cm

0,5 cm

1,1 cm

1,2 cm

1,5 cm

4 cm

2, 7 cm

11 cm

8 cm

19 cm

13 cm

21,5 cm

15 cm

3

0,5 cm

0,2 cm

1,2 cm

0,5 cm

2 cm

0,6 cm

2 cm

1,5 cm

3,8 cm

2,2 cm

5,9 cm

5 cm

10,1 cm

8 cm

4

0,1 cm

0,2 cm

0,3 cm

0,8 cm

0,7 cm

1,3 cm

1 cm

1,8 cm

5,3 cm

4,3 cm

7 cm

6,5 cm

10,5 cm

11 cm

5

0,2 cm

0,1 cm

0,4 cm

0,2 cm

0,5 cm

0,4 cm

1,2 cm

1 cm

2 cm

3,2 cm

4 cm

5,3 cm

9,5 cm

6 cm

3.2 Grafik Penelitian

a. Grafik tanaman yang tidak terkena cahaya matahari

b. Grafik tanaman yang terkena cahaya matahari

3.3 Gambar Penelitian

a. Tempat yang tidak terkena cahaya matahari

b. Tempat yang terkena cahaya matahari

3.4 Hasil Penelitian

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan,

a. Diakhir terjadi pertumbuhan 1 ( satu ) biji kacang hijau pada tanaman yang tidak terkena cahaya matahari sebesar 2 cm

b. Biji kacang hijau ada yang mati

c. Mayoritas biji kacang hijau hidup

d. Warna air dan kapas tetap, hanya sedikit kekuning-kuningan

e. Pada tanaman yang tidak terkena cahaya matahari, pertumbuhan cepat, tetapi daun berwarna kuning pucat dan lemah ( layu )

f. Pada tanaman yang terkena cahaya matahari, pertumbuhan lambat, tetapi takstur batang segar dan daun berwana hijau karena meproduksi klorofil akibat menerima cahaya matahari.

Jadi, disamping cahaya matahari berguna bagi tumbuhan, dalam proses pertumbuhan cahaya matahari bisa menghambat pada proses pertumbuhan tersebut. Karena kerja Auksin tumbuhan dihambat sehingga tumbuhan yang terkena sinar matahari akan tumbuh lambat, tetapi daunnya berwana hijau segar karena dengan bantuan cahaya matahari tumbuhan dapat menghasilkan klorofil ( Zat warna hijau daun ) dan tumbuhan tersebut cenderung mengikuti arah datang sinar matahari ( fototrofisme ), sedangkan untuk tanaman yang disimpan di tempat yang tidak terkena cahaya matahari, pertumbuhannya sangat cepat, tetapi tekstur dari batangnya sangat lemah ( layu ) dan warnanya cenderung pucat.

BAB IV

PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Ada dua faktor yang mempengaruhi Petumbuhan dan Perkembangan pada tumbuhan, yakni :

I. Faktor Dalam ( Internal )

a. Gen

b. Hormon

II. Faktor Luar ( Eksternal )

a. Air

b. Cahaya matahari

c. Suhu

d. Nutrisi

4.2 Kritik dan Saran

v Kritik

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

v Saran

a. Sebelum penanaman, terlebih dahulu dilakukan perendaman untuk memecah Dormasi biji itu sendiri. Dan sebaiknya perendaman lebih dimaksimalkan agar dapat berhasil memecahkan dormasi biji yang akan ditanam, sehinngga pengamatan akan lebih mudah dilakukan.

b. Memilih biji kacang hijau yang akan di tanam masih segar sehingga perendaman akan lebih mudah.

c. Kondisi kapas dan air diusahakan harus Steril terutama untuk kapas.

d. Kalau memungkinkan gunakan Auksanometer untuk pengukuruan pertumbuhan tanaman yang sedang diteliti dari hari pertama sampai hari terakhir.

DAFTAR PUSTAKA

Campbell, N.A., JB. Reece, & L.G. Mitchell.2003.Biologi.Edisi ke-5.Terj.dari:Biology.5th ed.oleh Manalu, W.Jakarta.Penerbit Erlanga.

Lewis,R.1998.Life.3rd ed.Boston.WCB/ McGraw Hill Companies.

Mader, S.S. 2004. Biology. Boston.McGraw-Hill.

Raven, P.H., G.B. Johnson, J.B. Losos, S.R. Singer. 2005. Biology. 7th ed. Boston. McGraw-Hill Companies, Inc.

Suradji, B dan Laila, Siti.2007.BIOLOGI 3A Sains dalam kehidupan.Surabaya:Yudhistira.

http://www.google.com/

http://www.biology-online.org/

http://www.bppt.go.id/index.php

http://www.evolution.berkeley.edu/




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar